Hati memang terlalu cepat kalut, dan terserang takut, seperti ombak yang seringkali menyerang laut.

Cinta, ialah suara-suara gemerisik yang justru menenangkan jiwa.

photo-1485160818518-feb37b4cb14d.jpeg

Kadang cinta datang memang berupa pemandangan yang indah serupa senja
Tapi hati memang penuh gejolak, yang bisa menyakiti seperti ombak.

Bersama, kita harus belajar menikmati laut. Walau hati telah terpaut, masalah memang seringkali datang membuat ribut.

Karena mencinta seperti menikmati lautan. Kalau kita berada di sisi yang benar akan tersajikan keindahan. Bila kita berada di sisi yang salah akan dihempaskan oleh ombak kesakitan.

Aromamu, adalah ketenangan karena hatimu adalah keluasan. Seperti laut lepas yang memberikan ketenangan.

Matamu, adalah indah kebebasan tempatku mengenal arti kebagiaan.

photo-1513521523607-ba30a1159755.jpeg

Dan dirimu, adalah segala hal tempatku membutuhkan pulang, tempat yang paling membuatku tenang, lebih dari sekadar laut yang kadang membuat seseorang lupa pulang. Karena KAMU orang yang paling AKU SAYANG.

Salam Bahagia dan Lestari

 

Narasi Lestari ini dibagikan dengan penuh cinta di Steemit.

Baca di Steemit: Tentang Hati yang Seperti Laut, Mudah Kalut

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *