Woman dressed as an angel with feather wings and a flower crown

Sebelum kita pergi tidur, aku suka bertanya hal apa pun padamu.

Malam ini, aku bertanya padamu:

“Kenapa malam selalu layak jadi kesukaan para bidadari?”
“Ah, aku tidak mau menjawab, biasanya kau ingin selalu benar,” ucapmu sambil meledekku.
Maka beginilah jawabanku:

Malam selalu layak jadi kesukaan para bidadari, karena gelap dan cahayanya tidak bisa berarti bila sendiri-sendiri. Bidadari butuh cahaya untuk tampil cantik tapi bidadari juga butuh gelap agar orang tau dialah yang paling bersinar.

“Kamu, selalu jadi bidadariku,” celetukmu tak mau kalah.”

image

“Sudahlah kau memang tidak berbakat romantis. Yang ada malah gombal. Oh ya, kau tau kenapa aku menyukaimu?”

“Kenapa?”

“Karena kamu selalu jadi malam kesukaan untukku.”

Dan kamu, lalu tersipu karena sudah kutitipkan rindu di pipimu.

Selamat menjalani hari baru, cintaku!!!

 

Selamat ber-Steemit dengan senang hati,

dan jangan lupa membaca puisi!

Salam Bahagia-Lestari

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *