Ada gelap dan juga cahaya
Ada kegagalan dan juga harapan
Tapi kadang yang mudah terlihat hanya sekadar kegelapan
Seperti hari-hari di mana tentang kita telah tiada


Aku cukup tau di depan sana ada cahaya
Tapi kakiku sulit melangkah
Aku cukup tau kau sudah tidak ada
Tapi hatiku sulit berpaling arah


Mungkin memang bukan takdirnya kita bersama
tapi hati belum bisa menerima fakta
Kamu sudah lebih dahulu pergi entah ke mana
tapi tentang pun masih menetap seperti semula
Masih kuingat kamu tertawa dengan cara sama
Masih keletakkan foto-fotomu di folder yang sama


Jika gelap dan terang adalah realitas yang bersebelahan
maka pertemuan dan perpisahan juga beriringan
Memang waktu yang akan menyembuhkan
tapi tetap saja luka itu terlalui menyakitkan
untuk hati ini tidak siap dengan perpisahan


Menyesap kopi pahit adalah pilihan
untuk belajar menerima kenyataan
karena meski ada gula,
tetap saja hidup menawarkan pahitnya


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *