Hujan sudah berlalu
dan tanpa kamu
Langit telah biru
Kelabu telah menjadi masa lalu


Lega
Bisa menerima
Meski kehilangan selalu menyisakan luka
dan aroma kopi adalah hal yang paling setia
Meski pahit selalu menyisakan tanya
Tapi menerima dengan rela
adalah jawaban terbaik untuk segala tanya


Aku bisa tersenyum lega
melapangkan dada
meski masih seorang diri saja
dan kau pasti sudah berbahagia di sana
Toh, kita sudah bukan siapa-siapa


Melangkahkan kaki tanpa beban
Melihat ke hari yang penuh harapan
Bergegas melangkah dengan keberanian
Tak ada lagi yang perlu ditakutkan
Toh, aku sudah kamu tinggalkan


Hari-hari gelap telah kulewati
Tak mesti lagi kuingat sakit di hati
KINI
Saatnya minum kopi
dengan senyum yang berseri
lega tanpa mempertahankan yang tak layak di hati





Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *