Kopi kesukaanmu menjelma waktumu
Terasa cepat berlalu
Takkan pernah bertahan hangatnya,
bahkan sebelum kamu menyadarinya.


Aroma syahdu meresap hingga ke kalbu
Rindu pula pada Pencipta Yang Satu
Begitulah dengan waktu
penuh dengan menunggu, dan rindu


Jangan mau menunggu,
untuk seseorang yang tak menghargaimu
Jangan mau menghidu,
Kopi yang cuma menjelma sesak di kalbu.


Cinta jangan dibuat kecewa
Waktu sia-sia
dan yang kau dapati hanya LUKA
: DAN MUNGKIN …. pelajaran BERHARGA

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *