Aroma kopi pagi dihirup
Detak jantungmu yang berdegup
Kadang cahaya terasa redup
meski harapan masih terus hidup


Pahit kopi tak semuanya suka
Tapi harus tetap diterima
Masalah yang tak ada habisnya
mesti diterima lapang dada
diselesaikan inti masalahnya


Kita menatap ke depan
meski kadang tanpa keberanian
kita diam-diam memikirkan masa depan
lalu berhenti melangkah karena terlalu mengerikan


Teguk rasa yang berat
coba rasakan lebih dekat
kita cuma manusia
tak pernah punya kuasa-kuasa
selain usaha dan doa


Aroma kopi pagi
Irama puisi yang enggan selesai hari ini
Terus mencari arti
tentang hidup yang terus memberi teka-teki


Degup yang terus hidup
menantikan kebahagiaan yang tak redup
Tentang perkara kehidupan
Sudah ada yang mengatur hingga akhir kematian







Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *