Kita pasti sering mendengar pekerjaan seseorang menjadi tidak profesional hanya karena alasan terlalu mengikuti kemauan mood.
Pekerja kreatif seringkali terjebak dengan lingkaran mood dan membuat seseorang tersebut menjadi tidak produktif, dan penghasilan menjadi menurun drastis.
Memang manusiawi, bila Anda merasa sedih, marah, kesal, dan tidak bersemangat melakukan sesuatu. Tapi itu tidak berarti Anda harus memilih waktu yang tepat untuk bekerja, karena waktu terus berjalan dan pekerjaan Anda tidak bisa menunggu Anda.
Nah, bila Anda seorang pekerja kreatif, misalnya pembuat konten, Anda harus berusaha melawan mood Anda, dan biarkan diri Anda yang menyetir mood Anda, bukan sebaliknya. Jika Anda membiarkan diri Anda disetir oleh mood, maka bisa dipastikan Anda gagal menjadi pekerja kreatif profesional yang tidak punya penghasilan tetap.
Lalu, apa tugas Anda selanjutnya agar Anda belajar dan terbiasa untuk mengendalikan mood Anda?
### Carilah Peningkat Mood Baik
Anda yang bertanggung jawab penuh terhadap diri Anda dan kebiasaan Anda. Begitu pula dengan menyikapi mood buruk yang datang kepada Anda.
Anda bisa mencoba mencari solusi untuk meningkatkan mood baik, misal dengan menyendiri, pergi ke pantai, menonton film, atau memakan makanan kesukaan Anda.
Dengan belajar memahami cara mengurangi mood buruk dalam diri Anda, maka Anda semakin memahami diri Anda.
### Tetaplah terhubung dengan pekerjaan Anda atau karya Anda
Penting sekali bagi Anda untuk tetap terikat atau memiliki koneksi dengan pekerjaan Anda atau karya Anda.
Anda bisa sejenak melupakan pekerjaan Anda jika benar-benar jenuh. Tetapi, cobalah untuk berada dalam hal yang masih memiliki hubungan dengan dunia pekerjaan Anda.
Mengapa?  Hal itu agar Anda bisa memiliki semangat baru, bahkan ide ide yang baru. Jika Anda melupakan total bidang pekerjaan atau karya Anda, maka Anda akan kesulitan melanjutkan lagi karya Anda tersebut.
### Belajar untuk Melihat ke Hari Esok
Bila Anda tidak berusaha melihat hari esok, hanya memikirkan hari ini, lalu berulang esok hari dan seterusnya, maka Anda akan terjebak dalam zona mood buruk Anda lalu tidak ingin mengerjakan hal apa pun.
Jadi cobalah memikirkan hari esok, artinya Anda memikirkan masa depan Anda.
### Pikirkan Orang-orang yang Anda Cintai
Orang yang Anda cintai tak harus pasangan Anda, tetapi tentu saja orang tua Anda, sahabat Anda.
Jika Anda belum memiliki pasangan dan bahkan anak, Anda bisa memikirkan orang tua Anda.
Memikirkan orang-orang yang Anda cinta bisa menjadi penyemangat untuk Anda bangkit dari zona mood buruk Anda.  Karena Anda akan rela melakukan apa saja untuk orang yang Anda cintai.
Berjanjilah pada diri sendiri untuk membuat mereka bangga.
Jadi, jangan biarkan mood buruk Anda yang sebentar, akan menghancurkan karier Anda.
Bersikaplah profesional!
***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *