[NARASI KOPI] Melarutkan Perasaan

Aku selalu menyuguhkan permintaan padamu tempatku menumbuhkan harapan juga tempatku memulangkan perasaan Aku ingin kau yang melarutkan segala kedukaan Biarkan luka tinggal ampas serupa kopi yang terlarutkan Bila terlalu banyak kepahitan itu tidak perlu dimasalahkan namanya juga kehidupan bahkan harus berani menelan ketidakpastian tapi kita belajar untuk menghargai kebahagiaan semua didapat dengan melalui kepahitan Jika…

[NARASI KOPI] Komposisi Ternikmat Hari-Hari

Aku ingin mengaliriku tubuhku dengan energi, hari-hari yang nikmat dengan ceria hati, tanpa sedih yang tertahan berhari-hari. Inginku kamu yang memberi, seperti semangat pagi, dengan mesra hangat layaknya secangkir kopi. Kadang hidup memang layaknya kopi pahit sudah menjadi rasanya yang mendasar untuk wajib dicicipi tapi manis sebuah cinta sejati ingin semua orang miliki ibarat senyum…

[NARASI KOPI] Genggam Rasa Terdalam

Sehangat cintaKopi jadi penuh rasaSerupa hati penuh bahagiaSingkirkan sejenak renungan dukaWaktumu, hadiah berhargaNikmati selagi adaSelagi masih terjaga Secangkir rindupada malam sendugenggam rasakumeski tak bertemucukup titipkan pada semesta dari jauh Genggam rasaku yang terdalamJangan biarkan keinginanan kita karamTeruslah berlayar hingga semuanya terbayardan cinta yang terus berdebar Kopi kesukaanku:adalah kamu

[NARASI KOPI] Pahit Kopi, Maafkan Hati, yang Selalu Menebar Sedih di Hari

Di matamu, mungkin aku yang paling egoisDi telingamu, mungkin aku selalu menangisDi hatimu, mungkin aku yang merasa paling perih teriris Tapi di diriku, kamu yang paling kuandalkanmeski aku payah dalam hal membahagiakanmeski aku selalu meneriaki minta perhatianmeski aku payah dalam hal menciptakan keceriaan Kamu yang paling kubutuhkanPaling kuinginkanTak ingin perhatianmu teralihkanInginnya hanya milikku tak terbagikan…

[NARASI KOPI] Sakit untuk Bangkit

Nyeri ini,kamu tau pasti,rasanya sulit dimengertimenusuk hingga ke ulu hatiKumau memelukmu tak hentihingga sakit ini telah terhenti Sakit memang untuk bangkitseberapa pun banyaknya diteguk rasa pahitpengorbanan yang tak sedikitkita akan paham tak perlu ada sesal terungkit Kuteguk kasihmu dalam rinduobat bagi dada yang rapuhKuatkan aku yang mencari sembuh Kusampaikan kasihku untukmu yang tercintadalam doa terpanjang…

[NARASI KOPI] Memaafkan, Sebuah Permulaan, Memberi Kesempatan

Kesalahan-kesalahan sering menyerang kehidupan.Kita hanyalah jiwa yang penuh keburukan,tanpa kesempatan dari Sang Pemilik Kehidupan. Tanpa maaf semua hanyalah beban. Tak bisa berjalan melangkah ke masa depan. Sulit menerima kenyataan. Kita hanyalah keterpurukantanpa belajar memaafkan. Memaafkan,adalah sebuah permulaan,memberi kesempatan.Kita belajar menjadi manusia yang bersih serupa pertama kali melihat kehidupan.Kita belajar lapang dada menerima hal-hal yang tak…

[NARASI KOPI] Menyesap Harapan

Jendela ituTertutup dengan rasa piluWarna gelap menyelimuti hari itutapi bukan dengan rindu Menyesap harapanpada cahaya di jendela yang tak bisa melihat masa depanTak ada kepastiantapi harapan selalu dihidupkanbeginilah memang kehidupanmenjadi Penanti bagi yang tak terlihatkanhanya bisa diharapkanatau.. bahkan hanya.. dikhayalkan Duduk di sudut ruanganberharap ada pengertianingin jadi satu-satunya pusat perhatian. Meski ada air mata yang…

[NARASI KOPI] Berbagi Rasa Ini

Hati iniRasanya penuh sekaliSerupa cangkir kopi di pagi hariIngin kuberbagibukan dinikmati sendiri Berbagi seringkali bukan hal yang mudahApalagi berkaitan dengan rasa yang ingin jadi indah Kutunggu seseorang ituyang ingin keberikan rasa sepenuh rindusehangat pagi sebelum dilanda senduBiar tak terasa jalannya waktu Inginku berbagi rasa iniuntuk selamanya dicintaimencintai dan dicintaimemberi dan memenuhkan isi hati Bisakah kau…