[NARASI KOPI] Lega

Hujan sudah berlaludan tanpa kamuLangit telah biruKelabu telah menjadi masa lalu LegaBisa menerimaMeski kehilangan selalu menyisakan lukadan aroma kopi adalah hal yang paling setiaMeski pahit selalu menyisakan tanyaTapi menerima dengan relaadalah jawaban terbaik untuk segala tanya Aku bisa tersenyum legamelapangkan dadameski masih seorang diri sajadan kau pasti sudah berbahagia di sanaToh, kita sudah bukan siapa-siapa…

[NARASI KOPI] Takdir Getir

Kopi kesukaanku masih sama,Getirnya tak bisa dikiraGetirSerupa takdirTapi bukan berarti tanpa akhir Kadang hari redupBukan berarti aroma bahagia tak bisa terhirupSepanjang hari kesempatan berdegupMeski jantungku tak lagi memiliki namamuKuharus tetap menikmati hidup. Segala doa untukmu sudah berakhirTelah tertulis akhir yang getir Tak peduli lagi padamuItulah caraku menikmati hari baruAku yang kini bukan lagi aku yang…

[NARASI KOPI] Seperti Hari-Hari di Mana Tentang Kita Telah Tiada

Ada gelap dan juga cahayaAda kegagalan dan juga harapanTapi kadang yang mudah terlihat hanya sekadar kegelapanSeperti hari-hari di mana tentang kita telah tiada Aku cukup tau di depan sana ada cahayaTapi kakiku sulit melangkahAku cukup tau kau sudah tidak adaTapi hatiku sulit berpaling arah Mungkin memang bukan takdirnya kita bersamatapi hati belum bisa menerima faktaKamu…

[NARASI KOPI] Melepaskan Segalanya dengan Segelas Kopi Tanpa Gula

Hujan datang lebih sering dari biasanyaBukan selalu tentang kepedihan yang berceritaHujan layak menenangkanBukan mendatangkan kepedihan Kita mencari-cari keajaibanyang padam di dasar perpisahanSerupa menyingkirkan ampas kopi di permukaanKadang kita ingin membuang kenyataan Lihatlah hujan yang akan menumbuhkanSerupa gerbang baru yang terbuka sesudah perpisahanTeguklah kopi malam inimeski masih dengan hati yang patah sekali lagilalu tataplah kemungkinan esok…

[Narasi Kopi] Sudah Berlalu tapi Tak Bisa Jadi Abu

Hal-hal tersisa di dasar kopitinggallah ampas yang terhempasHal-hal yang tersisa di hubungan yang telah matitinggalkan kenangan yang terhempas Kadang lebih mudah bagi kita untuk melupakan hal yang benar-benar pergi, daripada melupakan hal-hal yang tidak pernah berkata ingin pergi tetapi kemudian hal itu pergi sendiri. Kadang lebih mudah bila kenangan dibakar hingga habisAgar hati tak terus…

[NARASI KOPI] Harapan yang Menyakitkan

Senikmatnya kopiAda saatnya menjadi tak nikmat lagiSenikmatnya berharap pada pujaan hatiAda saatnya menjadi tak indah indah lagi Namanya juga harapan,tentu saja akan menyakitkan,bila kenyataan tidak akan pernah sesuai dengan yang kita impikan.Kadang kita merasa tolol telah terlampau jauh menerima harapan.Entah siapa yang mesti disalahkan,Dia yang memberi harapan,lalu diri ini yang terlalu senang memiliki impian Tapi…

[NARASI KOPI] Hujan Sudah Berlalu, Tapi Dingin Masih Menusuk Paru-paru

SenduSerupa cerita cinta memiliki ending piluPenuh rinduMalam ituHujan telah berlalutapi dinginnya masih menusuk ke paru-paruMembuat nyeri dadaku Terlalu peduli pada orang yang tak lagi peduliadalah cara termudah bersedih hatitapi beginilah mau hatimau berkata apa lagibelum bisa terobatimasih teringang semua janji Kubayangkan kau di sana masih tersenyum mesrameski berupa khayalanku sajabegitulah cintakadang hanya berarti untuk dikhayalkan…

[NARASI KOPI] Tak Ada Lagi Cara untuk Menyampaikan Isi Hati

Hal-hal yang menyakitkan, berasal dari hal yang tak berhasil diungkapkan. Perasaan itu menggali lubang sedalamnya hingga perih jadi luka mengerikan. Setiap malam kusediakan secangkir kopi,Kusesap perih tak peduli luka semakin parah di hati Tak ada lagi cara untuk menyampaikan isi hatiSelain dengan puisi Entah dibaca atau justru tidak dipedulikanSetidaknya berusaha untuk diungkapkan Ingin kukatakan rinduTapi…

[NARASI KOPI] Tanpa Rasa

Pernahkah kau mencecap kopi tapi tanpa rasa?Serupa kau ada tapi tak pernah dianggap ada? Bunga-bunga menjadi sakit hatinyaHanya dipetik lalu dibiarkan layu tanpa ada artinyaKopi-kopi menjadi hilang esensinyaHanya diseduh lalu dibiarkan mendingin tanpa dinikmati rasanya Pengalihan selalu disukai hati yang gagal tegarBerusaha tegar tapi akhirnya luka semakin melebar Setangkai perasaan yang gagal abadiSecangkir kopi yang…

[NARASI LESTARI] Hal yang Paling Nyeri tentang Patah Hati

Apakah kau bersedih tanpa aku?Tentu tanpa kau jawab pun aku telah mengerti jawabmu Aku tahu,bahwa aku yang bersedih untuk menangisimuTerlalu berat untuk merelakan kau berbahagia tanpa akudahulu,adalah impian kita bersama untuk bersatukini kau terlihat seakan tak pernah mencintaiku Aku memang ingin egois dalam hal cintaAku hanya ingin kamu berbahagia denganku sajatapi kenyataan memang lebih egois…