3rr0o9v5n9.png

Hanya ada satu hal yang membuat mimpi tak mungkin diraih: perasaan takut gagal. Maka, jangan pernah takut bermimpi, sebab yang membuat hidup ini menarik adalah kemungkinan untuk mewujudkan impian menjadi kenyataan. – Paulo Coelho.

Sang Alkemis merupakan novel fiksi inspiratif terjemahan dari judul yang aslinya “The Alchemist” karya Paulo Coelho–penulis asal Brazil.

snnba3bozc.png
The Alchemist termasuk novel Internasional Best Seller sepanjang masa. Itu sebabnya novel ini menjadi novel nomor satu favorit saya, yang membuat saya tidak pernah takut untuk bermimpi besar, dan tidak pernah takut bila orang lain akan menghancurkan impian saya.

Setiap orang punya takdir sendiri yang harus dipenuhi. Dan, siapa pun yang campur tangan dalam takdir orang lain, seseorang itu tak akan pernah bisa menemukan takdirnya sendiri. – Paulo Coelho.

Sang Alkemis bercerita tentang seorang penggembala kambing yang berusaha menemukan harta karun yang bermula dari “pertanda semesta” salah satunya melalui mimpi. Tentu saja bukan hanya berbekal khayalan, novel ini menawarkan banyak hal filosofis yang maknanya tidak tergerus zaman.

Walau banyak hal filosofis, novel ini juga tergolong mudah dimengerti bila dibaca dengan konsentrasi penuh.

Ketika membaca novel Sang Alkemis, kita akan semakin berani untuk mengejar mimpi, dan kita diajarkan untuk percaya pada kata hati sendiri.

Dengarkan suara hatimu. Hatimu tahu segalanya, sebab hatimu berasal dari Jiwa Dunia,dan suatu saat nanti akan kembali “ke sana”. Mengapa kita harus mendengarkan suara hati? Karena di mana hatimu berada, di sanalah harta karunmu berada. – Paulo Coelho.

jf7kim78jn.png
Jangan pernah pula kita merasa menyerah atau pun takut impian tidak bisa tercapai dan mengatasnamakan takdir bila impian kita tidak tercapai, padahal kita belum maksimal meraih impian itu.

Kebohongan terbesar adalah pada suatu titik dalam hidup, kita kehilangan kendali atas apa yang terjadi dan kita menyerah lalu membiarkan kita dikendalikan oleh nasib yang kita sebut takdir. – Paulo Coelho.

Ketika mengejar mimpi, kita juga harus fokus, namun juga tidak boleh tamak pada mengejar mimpi saja. Sebab, hidup ini hanya sekali, sehingga kita harus menikmati hidup tanpa kehilangan kepedulian terhadap sekitar. Ibaratnya saat kita sedang membawa dua tetes minyak dalam sendok teh dan berjalan ke suatu tempat, kita harus belajar membawa sendok itu tanpa menumpahkan isinya, tetapi juga kita harus melihat sekeliling kita.

Rahasia kebahagiaan adalah menikmati segala hal yang menakjubkan di dunia ini, tetapi tanpa pernah melupakan mimpimu. – Paulo Coelho.

Tak ketinggalan, unsur cinta juga menyempurnakan novel ini. Sang tokoh utama yang bernama Santiago menginspirasi para pembaca untuk percaya bahwa cintalah yang akan membuat kita semangat untuk meraih impian yang lainnya.

Aku mencintai kamu karena seluruh alam semesta mendorongku untuk membuatku datang dekat padamu. Dan cinta, tidak akan pernah menghalangi seseorang untuk mencapai takdirnya. – Paulo Coelho.

3rr0o9v5n9.png




Original Book Photography by Anggrek Lestari: Using the Smartphone camera.



Sampai bertemu di edisi Book Photography yang juga menyuguhkan kutipan pilihan yang menginspirasi para Steemian yang berbahagia.


Keep Blogging, and always reading!

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *