Secara traditional, untuk mengubah daging kelapa tua menjadi santan, biasanya digunakan alat traditional yang disebut “parutan”.

Karena parutan kelapa saya sudah rusak, maka kali ini saya akan menunjukkan kepada kalian cara mengubah daging kelapa menjadi santan, dengan menggunakan blender.

Kupaslah kulit bagian luar hingga terlihat bagian tempurung yang berwarna cokelat.

Kemudian, belahlah secara hati-hati menggunakan parang. Ini adalah kelapa dewasa yang sudah saya belah, dan Anda bisa melihat airnya.


Semakin dewasa buah kelapa, maka air akan semakin sedikit, lalu biasanya akan berubah menjadi embrio yang juga enak dimakan. Di Indonesia, embrio itu disebut “tombong kelapa or kentos


Setelah Anda berhasil membelah kelapa menjadi dua bagian, maka selanjutnya congkel daging kelapa dengan parang.


Lalu, buanglah kulit yang berwarna kecokelatan di bagian bawah daging kelapa.


Inilah daging kelapa yang sudah siap untuk dihaluskan menggunakan blender. Jika Anda membutuhkan daging kelapa untuk taburan kue, gunakan blender kering tanpa air.

Potong-potong daging kelapa dan masukkan ke dalam blender lalu tambahkan air sesuai kebutuhan Anda.


Inilah kelapa yang sudah selesai saya blender. Kemudian, saya menyaring sari kelapa.

Dan, tadaaaaa, inilah santan yang berhasil saya buat dari kelapa dewasa.

Santan ini bisa dijadikan berbagai olahan kue ataupun masakan yang nikmat seperti kari, “gulai”, dan “rendang”, dan masih banyak yang lainnya.


Beruntung masih ada kelapa yang setia memberi saya santan dan juga untuk dinikmati sebagai kelapa muda. Ini dia pohon kelapa kesayangan saya.


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *