For the English version, please click here: https://steemit.com/fff/@anggreklestari/the-palatable-beauty-of-acehnese-stir-fried-tuna-with-tempe-cuisine-c268b3eefdc3f


Di balik kenikmatan dan keindahan sepiring masakan, ada dapur yang berantakan, atau bahkan pantry yang sama sekali sedang tidak pantas untuk ditunjukkan pada pembaca.

Jadi, kali ini saya hanya akan menunjukkan keindahan dari masakan Indonesia, tetapi saya tidak akan memberikan lebih banyak detail foto untuk tahapan resep masakan ini. Saya harus memburu waktu untuk mempersiapkan berbuka puasa, dan hanya mengambil foto masakan saat masakan sudah saya tata di piring saji.

Semoga Anda menyukai foto-foto dari masakan saya berikut ini.


Aceh merupakan salah satu suku di Indonesia yang memiliki masakan kaya rempah-rempah, selain suku Jawa. Saya memang orang Jawa, tetapi masakan khas Aceh sedikit demi sedikit saya pelajari sewaktu saya tinggal di Aceh.

Saya memadukan ikan tongkol dengan tempe yang disajikan dengan cara ditumis menggunakan bumbu ala Aceh.

Pada foto milik saya terlihat kuah yang sedikit, tetapi ini hanya untuk keperluan foto pada piring ini. Sebenarnya, masakan ini memiliki banyak kuah agar rasa dari ikan tongkol ini kaya rempah-rempah dan menjadi pelengkap sempurna lauk pauk untuk teman makan nasi.

Ikan Tongkol Tumis Aceh  memiliki wangi yang menggugah selera. Wangi aroma masakan ini berasal dari Daun Kari, Daun Salam, dan Daun Jeruk Purut.

Bumbu-bumbu yang digunakan pada dasarnya sama dengan masakan Indonesia yang didominasi oleh rasa pedas. Bumbu-bumbu yang dihaluskan untuk kemudian ditumis di antaranya:

  • cabe merah
  • cabe rawit
  • bawang merah
  • bawang putih
  • kunyit
  • jahe
  • ketumbar
  • Asam Sunti (berasal dari belimbing wuluh yang diasinkan dan dikeringkan dalam waktu lama)

Rempah yang khas pada masakan ini yaitu Asam Sunti. Berikut ini saya tunjukkan kepada Anda foto-foto persedian Asam Sunti di dapur saya. Asam Sunti benar-benar rempah-rempah yang ajaib.


Satu hal lagi yang saya suka sukai dari masakan ini tentu saja Daun Jeruk Purut. Saya menerapkan penggunaan jeruk perut pada banyak masakan. Selain untuk campuran pada saat memasak, daun jeruk purut saya gunakan sebagai garnish untuk memperindah juga memperkuat aroma masakan ini.

Saya tunjukkan kepada Anda daun jeruk purut yang berada di kebun saya.


Sungguh menyenangkan rasanya saya bisa menghirup aroma wangi rempah-rempah untuk berbagai masakan, yang berpadu dengan aroma dapur. Sungguh itu adalah kenikmatan yang lebih dari sekadar hanya memakan. 🙂

Selamat berakhir pekan! 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *