[NARASI KOPI] Datang-Meradang

Lagu senduKopi tanpa manis di ujung rinduMenemukanmuTak lagi kumampu Musim kemarau datangGersang pun menyerangBukan hanya di ladangJuga hati yang meradang Kopi yang menyisakan ampasPenantian yang terhempasAir mata yang memanasRasa sabar yang habis terkurasKita hanyalah jiwa yang mudah kandas. Mengingat tentangmu adalah air mataTelah habis tawaBiarkan jendela tertutup tanpa cahayadan pintu tertutup tanpa menerimaTelah selesai cerita…

[NARASI KOPI] Rasanya….

Rasanya…Masih kemarin kau adaHari ini kita sudah tidak lagi bersama Tangan yang menggenggam sepimeski hangat kopi berusaha menghibur hatiTetap rasa sulit dibohongi Aku memanggilmu berulang kaliNamun hanya sunyi yang membalas sayatan hatiSalah rindu yang tak mau pergimeski tak lagi dimiliki Hari berganti barutapi harapan tak mau berganti pemilik rindu RasanyaBaru kemarin kau ucapkan janjitapi hari…

[NARASI KOPI] Aku Merindukanmu

Kopi dan camilanAku dan kerinduankopi dihabiskan tanpa mempedulikan camilanAku menangisi kerinduan tanpa mempedulikan kenyataanTentang kita yang sudah terpisahkan Tentang waktuAku ingin memperlambat waktuDuduk di sisi jendela untuk mengingatmuSelama yang kumauDengan secangkir kopi yang sehangat cintamu Entah dengan cara apa aku bisa lupatapi setidaknya sikap tak pedulimu bisa jadi caralalu aku sadar tak ada gunanyaaku merindukanmu…

[NARASI KOPI] Usai

Kopi mendingin tanpa dihabiskanHubungan pun tak lagi mampu diselamatkanKandas di tengah perjalanan menuju impian Aku tak mampu membaca maknabahkan untuk hatimu yang telah lama kucintaAku telah terlukaketika bertahan tidak lagi ada artinyaketika aku ada,tapi tak pernah kau lihat ada Aku tak akan pergi bila kau menahanku pergiTapi langkahku kau biarkan berlari Seberapa lama pun aku…

[NARASI KOPI] Berbagi Kesejukan dengan Kepedulian

Dunia memanas Inspirasi positif mengelupas Kita butuh lebih banyak kesejukan Kita menanti dunia yang anti kekerasan Di sudut kedai kopi Berharap es menghilangkan dengki Sejenak merenungkan diri Meneguk segar es kopi dan menenangkan amarah di hati Ketika dunia dipenuhi keserakahan Keinginan diri sendiri selalu ingin dinomorsatukan Pertolongan terhadap orang lain diperjualbelikan Uang memanaskan meja-meja kekuasaan…