For English version, please visit the page: Benefits of Betel Leaves and Some Reasons Why I Planted Betel in the Garden


Dahulu ketika saya kecil, kampung saya masih berupa desa yang alami dan bahkan belum memiliki listrik. Tinggal di pedesaan sejak saya dilahirkan, membuat saya tumbuh dengan tradisi obat-obatan tradisional. Saya terbiasa menggunakan tanaman-tanaman yang tumbuh liar di sekitar rumah saya.

Waktu terus berlalu, banyak yang sudah berubah. Kampung halaman saya sudah berubah menjadi kota kecil yang telah dibangun perumahan. Tanaman-tanaman liar yang dahulunya bermanfaat untuk menyembuhkan berbagai penyakit, kini tak lagi bisa tumbuh dengan sendirinya.

Warga kampung harus membudidayakan sendiri tanaman-tanaman herbal. Dari sekian banyak tanaman herbal yang wajib ada di kebun saya, salah satunya adalah Sirih.

Bisa dibilang Sirih menjadi tanaman legendaris keluarga saya. Banyak sekali manfaat dari tanaman sirih yang sudah keluarga kami rasakan. Beberapa di antaranya akan saya bagikan berikut ini:

1.Membersihkan mata dari debu

Sebagai daerah tropis, seringkali cuacan menjadi panas dan jalan-jalan di pinggiran desa yang belum diaspal dengan baik, menimbulkan debu yang membuat mata menjadi iritasi.

Maka, untuk mengobati iritasi mata ini, ibu saya mengajari untuk membersihkan mata dengan rendaman daun sirih.

Caranya, rendam selembar daun sirih dengan air mendidih. Diamkan hingga air mendidih tersebut menjadi dingin, lalu gunakan untuk membasuh mata. Gunakanlah wadah datar seperti piring, kemudian dekatkan ke mata, sehingga saat mata berkedip, air daun sirih tersebut bisa mengenai bagian dalam mata.

Hal yang perlu diingat adalah daun sirih harus benar-benar steril sebelum disiram dengan air panas. Dan penggunaan ini tidak boleh sering dilakukan, karena akan menimbulkan efek samping bila terlalu sering digunakan pada mata.


2.Obat kumur

Saat ini memang sudah tersedia obat kumur modern yang mudah ditemukan di pasar. Obat kumur modern ini tentu saja lebih praktis untuk digunakan, menghemat waktu, dan sudah terjamin kesterilannya.

Orang modern seperti kita ini tentu saja kan lebih menyukai segala sesuatu yang praktis karena menghemat waktu.

Sementara itu, masyarakat tradisonal telah mengenal rendaman daun sirih untuk obat berkumur yang ampuh mengusir bau mulut serta menghindari dari berbagai penyakit rongga mulut lainnya.

Begitu pula dengan kami yang dahulunya menggunakan rendaman daun sirih sebagai obat berkumur. Saya akui memang saat ini kami sudah jarang menggunakan obat berkumur secara tradisional ini. Hanya jika pada waktu tertentu.


3.Obat Mimisan

Cuaca yang panas di daerah saya, kota kecil di Pulau Sumatera, membuat saya seringkali mimisan. Sejak kecil, saya akrab dengan mimisan saat suhu udara kering dan cuaca sangat panas. Mimisan jenis ini yang memang tidak merupakan dampak serius dari sebuah penyakit, biasanya hanya terjadi pada satu lubang hidung saja.

Obat tradisional yang ampuh, yang tidak pernah saya lupakan adalah untuk mengobati mimisan saya. Caranya hanya dengan menggulung daun sirih, lalu memasukkan perlahan dengan hati-hati ke lubang hidung yang mimisan. Lalu berbaringlah hingga mimisan berhenti.


4.ASPEK KECANTIKAN, Sebagai Maskara Tradisional

Di sisi lain, tanaman sirih juga bermanfaat dalam aspek kecantikan. Hal yang sering saya lakukan sejak dulu hingga sekarang yaitu menggunakan batang tanaman sirih dan lidah buaya sebagai maskara.

Hanya gunakan batangnya saja untuk mengambil lendir lidah buaya.

Caranya hanya dengan mengambil lendir lidah buaya dengan batang sirih, lalu dioleskan pada bulu mata.

Pemakaian rutin membuat bulu mata menjadi tebal dan lentik.   


5.ASPEK JUAL/BELI

Tanaman sirih juga bisa kami jual kepada tetangga kami yang terbiasa memakan sirih sebagai tradisi budaya sejak yang dinamakan “Bersirah” atau “Menginang”. Tradisi ini berasal dari kata sirih dan pinang dalam bahasa Indonesia (Sirih dan Pinang).

Masyarakat dari berbagai suku di Indonesia, seperti Melayu, Batak, dan lain sebagainya gemar melakukan tradisi ini.

Tradisi Bersirih dilakukan dengan kelengkapan pinang,dan kapur. Elemen-elemen ini memiliki filosofi yang sangat bermakna di masyarakat kami.

Itu sebabnya keluarga saya sering menjual daun sirih ini kepada tetangga saya.

Selain berguna untuk kesehatan dan kecantikan, tentu saja tanaman kecil ini bisa memberikan penghasilan tambahan bagi keluarga kami.

Sampai bertemu di cerita tentang kebun saya selanjutnya!


CATATAN: Semua foto adalah milik saya yang difoto dari kebun milik saya sendiri.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *